GERMASI NILAI REHAB RUMDIS WALIKOTA SIBOLGA BERLEBIHAN
Mahasiswa Minta DPRD Sibolga Kaji Ulang Dana Rehab Rumah Dinas Walikota
Samsul Pasaribu “Dana sebesar itu sudah bisa membangun 1 unit lagi Masjid Agung Sibolga”
Bandung/300910.
Setelah Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPD MAPIKOR (Masyarakat Pemerhati Korupsi) Sibolga-Tapteng, Marjuddin Waruwu menyampaikan kritikan pedas perihal biaya rehabilitasi rumah dinas (Rumdis) Walikota Sibolga yang mencapai angka 6 Milyar, kini kabar spektakuler ini sampai juga ke komunitas mahasiswa asal Sibolga yang bergabung dalam wadah Gerakan Mahasiswa Sibolga yang diketuai oleh Samsul Pasaribu. Samsul Pasaribu yang dihubungi melalui telepon selulernya kepada Blog germasi menuturkan kabar tak sedap itu mereka dapatkan dari informasi yang tersebar di internet, dan umumnya mahasiswa asal Sibolga terkejut dan tidak habis pikir bahwa hanya untuk merehab rumah dinas sampai menembus angka miliaran rupiah. “Ini berlebihan, angka sebesar itu hanya untuk menghambur-hamburkan uang rakyat saja” sesal mahasiswa semester VIII Ikopin Bandung ini.
| Samsul Pasaribu (kedua dari kanan) didampingi pengurus lainnya di sekret germasi-Bandung |
Masih menurut Samsul, idealnya dana untuk melakukan rehab rumah dinas tidak harus sebanyak itu. Angka 900 jutaan saja masih dianggap terlalu banyak, apalagi sampai mencapai angka 6 milyar. “Kendati dana rehab tersebut akan di gelontorkan oleh DPRD Sibolga secara bertahap, tetap saja akan membebani APBD Kota Sibolga, sementara kita tahu di Sibolga banyak pengusaha kecil dan menengah yang sangat membutuhkan perhatian pemerintah Kota Sibolga” jelas pria yang belajar di kampus ekonomi kerakyatan Ikopin Bandung ini.
Angka 6 milyar itu sangat fantastik, lanjut presiden mahasiswa Ikopin ini. “Andai dana sebesar itu di gelontorkan untuk pengusaha kecil yang kita asumsikan masing masing mendapat 20 juta/ unit usaha maka pemerintah sudah dapat membantu 300 kelompok usaha kecil dan menengah selama kurun waktu lima tahun” terang beliau. “artinya, bila ini yang dilakukan maka pemko Sibolga dan DPRD Sibolga serius meminimalisir angka pengangguran di Kota Berbilang kaum ini” lanjut beliau.
