SIBOLGA- Gerakan Mahasiswa Sibolga-Indonesia (Germasi) mengingatkan mahasiswa di Kota Sibolga agar jangan sekali-kali menggadaikan idealisme.
Hal itu disampaikan Ketua Umum PB Germasi Samsul Pasaribu, melalui Kepala Depertemen Hubungan Masyarakat Germasi Riki Hardinanto, kepada METRO, Jumat (29/7). Menurut dia, idealisme merupakan senjata ampuh mahasiswa untuk mengambil simpati masyarakat dan dukungan penuh dari rakyat kecil menekan tindak kesewenang-wenangan penguasa.
Ia mengatakan, jika sudah tergadaikan, apalagi karena kepentingan sesaat, maka masyarakat tak akan pernah percaya kepada lembaga, organisasi atau institusi mana pun. “Jadi yang harus dipahami adalah di mata masyarakat, mahasiswa itu memiliki idealisme tinggi dalam melakukan kontrol sosial kemasyarakatan. Oleh sebab itu, jangan pernah menodainya,” imbau Riki.
Ketua Umum PB Germasi pimpin Ratas Germasi di Sibolga
Untuk pertama kali sejak berdiri sejak 21 September 2009, Gerakan Mahasiswa Sibolga-Indonesia (Germasi) menyelenggarakan rapat terbatas dalam rangka meng-solidkan organisasi. Rapat terbatas (ratas) yang dihadiri perwakilan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi ini dilaksanakan 29 Juli 2011 di Sibolga. Salah satu hal yang dirumuskan dalam pertemuan dimaksud adalah Germasi akan membentuk lembaga survey untuk komunitasnya sendiri yang disebut Lingkar Survey Germasi (LSG).
Ketua Umum PB Germasi, Samsul Pasaribu dalam keterangan persnya sesaat setelah pertemuan berakhir menjelaskan bahwa LSG itu sendiri diperuntukkan bagi kevalidan data Germasi dalam mengeluarkan pandangannya. Germasi tidak ingin gegabah atau asal berkomentar menyikapi dinamika kehidupan bermasyarakat di Sibolga. Akan tetapi setiap data dan informasi yang didapat oleh Germasi harus berdasarkan kajian-kajian akurat dilapangan. Untuk itu, keberadaan LSG ini akan sangat membantu gerakan mahasiswa Sibolga dalam mengeluarkan statemennya.