Selamat Atas Peluncuran Majalah Online GERMASI "IDEALIS", Terbit Tanggal 5 Setiap Bulan. Jangan Sampai Ketinggalan
Showing posts with label kegiatan. Show all posts
Showing posts with label kegiatan. Show all posts

Monday, April 2, 2012

Tolak Keputusan Penundaan Kenaikan BBM

MAHASISWA SIBOLGA SANDERA MOBIL PLAT MERAH
Sibolga.-
polisi blokade pergerakan mahasiswa
Rapat Paripurna DPR RI, Sabtu (31/3) dini hari, sepakat menunda rencana kenaikan harga BBM pada 1 April 2012. Keputusan itu merupakan hasil pemungutan suara rapat paripurna DPR tentang RUU APBN Perubahan 2012, namun keputusan tersebut mendapat penolakan dari puluhan mahasiwa Sibolga-Tapteng. Samsul Pasaribu selaku kordinator aksi mengatakan dalam orasi bahwa keputusan tersebut dianggap hanyalah keputusan dimana hanya mengantisipasi keributan rakyat. Dan tidak lama lagi, menurutnya bahwa harga BBM akan kembali naik.

"Ini merupakan keputusan yang sudah terjadi kongkalingkong antara pemilik kepentingan dengan pemerintah, jadi dapat kita duga kalau tidak lama lagi BBM akan kembali naik seperti yang diperkirakan" teriak Samsul dalam aksinya di Sibolga, Sabtu (31/3) kemarin. Bahkan, katanya bahwa apabila pemerintah mengikuti harga minyak dipasar dunia maka tidak dapat dipungkiri lagi kalau kenaikan BBM akan terjadi dan keputusan paripurna adalah pelipur lara saja. "Keputusan iini hanyalah pelipur lara, karena kita akan mengikuti pasar dunia yang mapir dapat dipastikan kalau minyak akan naik dalam waktu dekat ini" soraknya.
Sekjend Germasi Andi Josua bakar semangat mahasiswa dalam orasinya

Aksi tersebut, massa sempat memblokade jalan sebelum polisi dapat mengarahkan massa untuk tetap hanya memakai sebahagian badan jalan saja. Sementara massa juga sempat menyandera kendaraan berplat merah milik pemerintah sehingga akhirnya polisi mengarahkan mobil pemerintah dan tangki kejalur yang tidak melewati para pengunjuk rasa. Aksi dorong-dorongan antara polisi dan massa juga sempat terjadi dijalan, lantaran massa terus bersikeras untuk memblokade seluruh badan jalan yang mengakibatkan polisi harus bernegosiasi dengan massa. Dan setelah terjadi negosiasi, massa akhirnya membubarkan diri. (Ali Akbar)
disaksikan ketua Umum PB Germasi dan Kadepwil Sibolga, Andi lanjutkan orasi

disadur dari Harian Suara Rakyat Tapanuli

Germasi Hadiri HUT Sibolga ke-312

Plt.Gubsu berkenan diabadikan dengan pengurus PB Germasi
Bertempat di gedung DPRD Kota Sibolga peringatan puncak hari jadi Sibolga dilaksanakan. Acara yang sempat molor hingga 5 jam ini dihadiri langsung oleh Plt.Gubernur Sumatera Utara H.Gatot Pujo Nugroho ST. Moment peringatan HRJ Sibolga ini turut dihadiri oleh pengurus Gerakan Mahasiswa Sibolga-Indonesia baik yang berada di pusat maupun dibeberapa wilayah yang ada. Ketum PB Germasi Samsul Pasaribu, Sekretaris Jenderal Andi Josua, Kepala Depwil Sibolga Irfan Arhamsyah, dan beberapa anggota Germasi dari Sibolga Eli Arianto saputra dan Muhammad Rahman hadir langsung pada peringatan.
Bersama Plt.Gubsu pasca rapat paripurna DPRD Kota Sibolga
HRJ 312 diawali dengan pembukaan rapat paripurna istimewah DPRD Kota Sibolga dan dilanjutkan dengan pembacaan kilas  balik sejarah Sibolga yang dibacakan oleh Sekretaris dewan DPRD Kota Sibolga, Sam Suharmi SE. Setelah itu Walikota Sibolga didaulat menyampaikan sambutan. Dalam sambutannya Walikota menegaskan bahwa sejak dibawah kepemimpinannya sudah  banyak prestasi yang beliau ukirkan baik langsung maupun tidak langsung. salah satu prestasi nyata adalah  diberlakukannya Jamkesda di kota Sibolga yang baru bisa menyentuh 4000 jiwa keluarga tidak mampu. Begitu pun hingga tahun 2012 kota Sibolga memiliki 3 permasalahan besar yang patut menjadi perhatian provinsi Sumut diantaranya jalan propinsi Tarutung Sibolga yang sudah 8 tahun tidak pernah diperbaiki, dan tapal batas Sibolga Tapteng yang hingga saat ini masih bermasalah padahal Sibolga begitu membutuhkan perluasan.
Ketum PB Germasi didampingi Kadpewil Sibolga dan kawan-kawan Germasi
Pasca sambutan Walikota Sibolga, Gubernur Sumut mendapat giliran menyampaikan kata Sambutan. Secara spesifik Gubsu mengajak pemko Sibolga untuk tetap bersinergi dengan pemerintah provinsi dalam melakukan pembangunan berkesinambungan di kota Sibolga khususnya dan Sumut pada umumnya. Menurut Gubsu, tanpa kerjasama yang baik mustahil kesejahteraan rakyat bisa tercapai dengan baik dan maksimal. maka oleh karena itu pinta Gubsu, seluruh stakeholder pembangunan wajib terlibat dalam segala hal untuk menyumbangkan pikiran dan sarannya. kata Gubsu yang disambut tepuk tangan para undangan
Kadepwil Germasi Irfan Arhamsyah dan kawan-kawan
Tepat pukul 16.00 Wib ketua DPRD Sibolga Syahlul U Situmeang mengetok palu pertanda rapat paripurna ditutup dengan resmi serta dilanjutkan photo bersama. Rangkaian HRJ Sibolga ke-312 diisi dengan berbagai acara ceremoni disamping Rapat Istimewah DPRD Sibolga, juga dilaksanakan jiarah dimakam Tuanku Dorong (pendiri kota Sibolga) dan pelepasan pawai kendaraan hias dari depan rumah dinas Walikota Sibolga. (SP)

Saturday, March 31, 2012

TOLAK PASAL 7 AYAT 6A, GERMASI TURUN KEJALAN

Germasi ditengah Aksi
Gerakan Mahasiswa Sibolga-Indonesia (Germasi) bersama elemen mahasiswa lainnya seperti HMI, PMII dan GMNI menolak tegas keputusan paripurna DPR RI yang menunda kenaikan BBM hingga 6 bulan kedepan dengan syarat harga minya dunia naik 15 persen. Hal ini merupakan bentuk pembodohan sistemik yang digulirkan oleh legislatif dan pemerintah. penundaan bukanlah penyelesaian masalah tetapi hanya menjadi bom waktu yang siap meledak kapan saja. Atas dasar itu, GERMASI menegaskan diri menolak UU APBN-P pasal 7 ayat 6a yang meligitimasi kewenangan pemerintah tentang kenaikan BBM untuk 6 bulan kedepan.

Ketum PB Germasi  Samsul Pasaribu, Sekjend Germasi Andi Josua dan Ketua Depwil Sibolga Irfan dalam unjuk rasa yang digelar 31 Maret lalu menyatakan, pemerintah seakan-akan ingin membebankan tanggungjawab defisit anggaran kepada rakyat. Padahal masih banyak pos-pos anggaran lainnya yang bisa dialihkan untuk menutupi  melonjaknya harga minya dunia. Germasi memandang, defisit anggaran bisa ditutupi melalui dana cadangan APBN dan memanfaatkan sumber pendapatan negara dari sektor non pajak senilai 60 triliun. Tidak hanya itu kedepan, pengelolaan keuangan negara harus benar-benar mendapat perhatian yang serius dari pemerintah. karena berdasarkan laporan ICW setiap tahunnya potensi pendapatan pajak sebesar 360 triliun  hilang entah kemana. tidak hanya itu APBN  dikorupsi 30 persen pertahun dan dimark-up hingga 40 persen. Kondisi ini membuktikan bahwa rezim berkuasa tidak mampu mengelola negara dengan baik.Untuk itu Germasi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menolak kenaikan BBM dan menyusun kekuatan untuk 6 bulan kedepan. bilamana BBM jadi naik maka revolusi menjadi harga mati.

Berikut  beberapa moment penting saat aksi tolak kenaikan BBM

Kibaran bendera Germasi menjadi awal semangat menuju perjuangan

Massa bertumpuk di tugu ikan Sibolga selanjutnya membangun kordinasi menata aksi

Kader Germasi kenakan topeng SBY pakai tandung sebagai simbol penguasa dzolim

Hidup rakyat Indonesia, menjadi jagron perjuangan Germasi menyuarakan suara rakyat

Sekjend Andi Josua semangat bergabung ditengah-tengah aksi

Sumber pendapatan negara non pajak bisa menjadi alternatif menutupi defisit anggaran, Solusi Sekjend Germasi

Hatrik Oration, Sekjend, Ketum PB dan Depwil Sibolga

Sekjend semangat dihari yang semakin hangat

Irfan Arhamsyah punya tanggungjawab moral sukseskan aksi di Sibolga

Satu suara Tolak kenaikan BBM, BBM Naik revolusi harga mati

Ketum PB Germsi dan HMI negosiasi dengan aparat keamanan
Germasi mulai blokir jalan Pandan Sibolga


blokade aparat kepolisian mulai pukul mundur mahasiswa

Dorong-dorongan antara massa Germasi dan aparat kepolisian

Semangat dibawah tekanan aparat kepolisian

Mahasiswa dipaksa mundur oleh aparat kepolisian

Ketum PB Germasi tenangkan mahasiswa hadapi blokade aparat kepolisian

Letih? pasti. tetapi perjuangan baru dimulai senyum harus tetap dijaga semua demi rakyat


Monday, February 13, 2012

Mirwan Tanjung Akhiri Masa Lajang

PENGURUS BESAR
GERAKAN MAHASISWA SIBOLGA-INDONESIA

Mengucapkan :
SELAMAT BERBAHAGIA DAN SELAMAT MENEMPUH HIDUP BARU
Kepada
MIRWAN TANJUNG DAN AZRIANA KOTO
Semoga Keutuhan Rumah Tangga Tetap Terpelihara Hingga Menutup Mata
"Status Boleh Berubah menjadi Menikah, Tetapi Semangat Harus Tetap Mahasiswa"

Wednesday, December 7, 2011

DISMAHAMUDA 2011, Sukses

Peserta Dismahumuda salam komitmen bersama Walikota
SYARFI HUTAURUK “PEJABAT PEMKO HARUS TIPIS KUPING”
Gerakan Mahasiswa Sibolga-Indonesia (Germasi) rabu (07/12) menggelar diskusi mahasiswa dan pemuda tahun 2011 (Dismahamuda 2011) bertempat diaula II Pemko Sibolga jalan Dr. FL.Tobing. Dismahamuda yang di ikuti oleh 16 elemen mahasiswa se-Kota Sibolga itu mengusung tema meneropong kota Sibolga tahun 2011. Bertindak selaku narasumber tunggal adalah Drs. HM.Syarfi Hutauruk selaku Walikota Sibolga. Syarfi Hutauruk yang oleh mahasiswa didaulat menyampaikan kuliah umum menegaskan visi dan misi pemerintahan dalam kepemimpinannya meliputi rakyat sehat, Rakyat cerdas, rakyat sejahtera dan beradab. Lebih jauh Syarfi mengatakan bahwa untuk tahun 2012 program prioritas berdasarkan RPJMD yang sudah ditetapkan menjadi peraturan daerah (Perda) meliputi sector pendidikan, kesehatan dan pariwisata. Untuk sector pendidikan pemko Sibolga telah mengalokasikan dana APBD sebesar 34 persen ditahun 2012.

Disamping itu, pemko Sibolga telah menjalin kerjasama yang baik dengan USU dalam rangka mewujudkan berdirinya politeknik Sibolga yang akan mampu menampung calon-calon sarjana kota Sibolga yang bergerak dibidang perikanan meliputi teknik mesin, teknik pengelolaan ikan dan lain sebagainya. Menurut Syarfi, semula untuk menunjang peningkatan SDM kota Sibolga pemko berencana membangun perguruan tinggi berlevel universitas. Akan tetapi setelah berdiskusi dengan banyak pihak dan tokoh-tokoh pendidikan termasuk mencari masukan dari USU, maka disimpulkan bahwa perguruan tinggi berlabel Politeknik jauh lebih berarti bagi kota Sibolga ketimbang universitas. Masih dibidang pendidikan, untuk tahun anggaran 2012 Pemko menjadikan peningkatan kualitas guru sebagai hal yang prioritas. Hal ini penting karena peningkatan SDM tenaga pengajar akan berbanding lurus dengan peningkatan kualitas peserta didik.

Friday, August 26, 2011

Satu Tahun Kepemimpinan Walikota Sibolga Drs. H.M. Syarfi Hutauruk Dinilai Gagal, Mahasiswa Demo

*Gaya dan Penampilan Dipaksakan Elit, dinas di Dalam kota pakai pengawalan voorijdeers
*Estimasi Tingkat Kepuasaan Publik, 38,65% Puas, 51,47% Tidak Puas dan 9,88% Tidak Tau
*Tinggalkan Kantor,Walikota Disoraki

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Sibolga-Indonesia Mengelar aksi demo memperingati satu tahun kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota Sibolga periode 2010-2015 Drs HM Syarfi Hutauruk dan Marudut Situmorang AP, MSP yang dinilai gagal didepan kantor Walikota jalan Sutomo Sibolga, Jumat (26/8). 

Ketua Gerakan Mahasiswa Samsul Pasaribu dan Koordinator Lapangan Riki Hardinanto dalam orasinya mengatakan, setelah 365 hari menikmati dan mengamati kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota hasil pemilu yang katanya demokratis, teryata jauh dari ekpektasi rakyat banyak khususnya mereka-mereka yang miskin, lemah dan papah. “Jangankan untuk berhasil menjalankan program selama satu tahun ini, program 100 hari yang dijanjikan dulu pun hingga saat ini belumlah terwujud,” katanya seraya mengartikan Walikota dan wakil walikota Sibolga ternyata tidak pernah mengevaluasi kinerjanya untuk dijadikan saran dan kritikan dalam menjalankan pemerintahan yang lebih baik. Kenyataan dilapangan, Walikota dan wakil walikota seolah-olah membangun tebok pemisah yang besar dengan rakyatnya ditandai dengan gaya dan penampilan yang dipaksakan elite serta kemana-mana harus mendapat pengawalan voorijdeers setiap melakukan perjalanan dinas walaupun didalam kota Sibolga menggambarkan bahwa Walikota Sibolga bukanlah milik masyarakat Sibolga. 

Saturday, December 5, 2009

Pelajar Sibolga Tolak UN, Serukan Dukungan Tandatangan

Sibolga (SIB)

Pelajar di Sibolga yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Sibolga se-Indonesia dan Forum Korban Ujian Nasional (Germasi dan Forkor UN) menyerukan dukungan menolak UN. Aksi yang dimulai dengan menyampaikan aspirasi di Gedung DPRD Kota Sibolga dan pembubuhan tandatangan di Lingkaran Kota Sibolga tersebut dimulai pukul 10 WIB.
Dalam orasinya yang dimuat di selebaran pada intinya mendukung putusan Mahkamah Agung RI tentang penghapusan pelaksanaan UN, dengan mengingat UN yang slama ini diharapkan menjaga kualitas pendidikan, hanya wacana semata yang berefek buruk di tengah-tengah masyarakat khususnya bagi siswa –siswi.

Kata mereka, pelaksanaan UN telah menghina inteligensi peserta didik, karena sebagai standar kelulusan, UN telah mengabaikan prestasi yang dibina selama 3 tahun di sekolah. Di sisi lain, pinta mereka, penetapan standar kelulusan juga merupakan suatu dilema yang tidak pernah tuntas, karena setiap tahun standar kelulusan ditingkatkan tanpa evaluasi, akibatnya para guru terpaksa membantu siswa, sebab tidak ingin anak didik mereka menjadi korban UN.

Mereka menilai bahwa menyamakan standar kelulusan di kota dengan di desa adalah sesuatu yang kurang etis mengingat minimnya sarana-prasarana. Pelaksanaan UN membuat siswa/i rugi secara materiil dan imateriil yakni biaya selama pendidikan dan tekanan phisikologi seperti kekwatiran kehilangan kesempatan melanjut ke perguruan tinggi, mengingat selama ini banyak anak didik sudah diterima di perguruan tinggi namun harus kecewa karena salah satu mata pelajaran yang diujikan di UN gagal.

Namun dengan keluarnya putusan MA No 2596 K/PDT/2008 tanggal 14 September 2009 yang menyatakan pemerintah telah lalai memenuhi hak dasar warga negaranya, terutama pendidikan dan hak anak merupakan kemenangan seluruh anak Indonesia. Dengan putusan tersebut, kelulusan siswa dikembalikan ke sekolah, karena pihak sekolah lebih mengetahui prestasi siswa-siswanya.

Mereka berharap dengan putusan tersebut, pemerintah meningkatkan kualitas guru secara merata, menyediakan sarana-prasarana peningkatan kualitas pendidikan di seluruh Indonesia.(Hel)

sumber : harian sib

Mahasiswa Gelar Aksi di Depan Kantor DPRD Sibolga, Tolak UN

Sibolga (SIB)
Sebanyak 7 mahasiswa yang tergabung dalam wadah Germasi (Gerakan Mahasiswa Sibolga se- Indonesia) dan Forum Korban UN (Ujian Nasional) menggelar aksi di depan Kantor DPRD Sibolga di Jalan S Parman Sibolga seraya membaca pernyataan sikap mendukung putusan MA menghapus UN, Kamis (3/12).

Korlap aksi Andi Josua dan Ilham Rambe mengatakan, UN adalah bentuk penghinaan terhadap intelegensi peserta didik karena UN dijadikan standard kelulusan dengan mengabaikan prestasi yang dibina selama 3 tahun dibangku sekolah. “Siswa yang gagal UN dua kali rugi yakni rugi materiil berupa biaya pendidikan dan rugi imateriil berupa tekanan phisikologis,” katanya seraya mengharapkan anggota DPRD Sibolga turut menyuarakan aspirasi ke pemerintah untuk mendukung putusan MA yang menghapus UN.

Putusan MA (Mahkamah Agung ) No. 2596 k/PDT/2008 tertanggal 14 September 2009 tentang Penghapusan UN adalah kemenangan bagi seluruh anak Indonesia. “Seorang anak tidak akan terhalang lagi untuk melanjutkan pendidikan ke PT atau mencari kerja hanya karena hasil UN,” sebut dia.

Aksi diterima pimpinan dewan Imran Sebastian Simorangkir didampingi anggota yang selanjutnya menerima pernyataan sikap para mahasiswa.

Pantauan wartawan, aksi mahasiswa tersebut tidak sempat membuat jalan raya di depan kantor DPRD Sibolga macet mengingat personil Polresta Sibolga terlihat sigap mengatur lalu-lintas. (T3/i)

sumber : harian Sib