Selamat Atas Peluncuran Majalah Online GERMASI "IDEALIS", Terbit Tanggal 5 Setiap Bulan. Jangan Sampai Ketinggalan

Tuesday, October 26, 2010

Walikota Sibolga Diminta Netral

Pasca pernyataan Wakil  Bupati Tapteng Ir H MA Efendy Pohan MSi yang memberi pengharapan perlunya Kota Sibolga diperluas di masa yang akan datang, disambut positif Gerakan Mahasiswa Sibolga (germasi) dan mengganggap sebagai harapan semua pihak tidak hanya untuk masyarakat Sibolga tetapi juga masyarakat Tapteng terutama yang berada di daerah perbatasan kedua daerah.

Namun, komunitas mahasiswa asal Sibolga ini mengingatkan kepada Walikota Sibolga Drs H M Syarfi Hutauruk dan Wakil Walikota Sibolga Marudut Sitomorang AP MSP agar tetap netral dalam menyikapi wacana perluasan daerah Sibolga, mengingat angin segar perluasan daerah ini dihembuskan salah satu bakal calon  Bupati Tapteng di Pemilukada 2011 mendatang.

Ketua Germasi Sibolga, Samsul Pasaribu melalui selulernya kepada METRO,(grup sumutcyber) Minggu (3/10) menuturkan, bahwa terwujudkan perluasan daerah merupakan harapan semua pihak baik masyarakat Sibolga maupun Tapteng.
Oleh karena itu kearifan Walikota dan Wakil Walikota Sibolga sangat menentukan tercapainya cita-cita ini, melalui sikap tidak memberikan dukungan baik moril maupun meteril kepada salah satu bakan calon bupati Tapteng menjelang pemilukada yang akan datang.

“Hal ini perlu agar tidak menimbulkan kecemburuan dari kandidat yang lainnya dan untuk mendorong pemikiran konstruktif bagi para kandidat bahwa sebagai daerah yang bertetangga siapa pun kelak bupati dan wakil bupati yang terpilih, masyarakat Sibolga sangat berharap mereka adalah kandidat yang pro terhadap pemerataan pembangunan dan mendukung perluasan daerah. Dan yang terpenting bisa menjalin komunikasi yang baik serta bisa bekerjasama dengan kepala pemerintahan kota Sibolga,” katanya.

Kendati Walikota dan wakil walikota tidak punya hak suara di Pemilukada Tapteng kelak, namun mengingat para kandidat balon Bupati Tapteng sebagian besar dikenal dekat dan merupakan sahabat dari Walikota dan wakil walikota Sibolga, kita berharap pak Wali dan wakilnya tidak menunjukkan sikap berpihak atau berafiliasi dengan salah satu kandidat.

“Keberpihakan bisa berdampak terhambatnya kembali upaya perluasan di Kota Sibolga seperti yang telah terjadi selama ini. Namun, ketidak berpihakan dimaksud bukan berarti memutus hubungan silaturrahmi dan komunikasi menjelang Pemilukada Tapteng akan tetapi sebaliknya, dan itu dilakukan bagi semua balon bupati dan wakil bupati Tapteng,” tukasnya.

Dikatakannya, dukung mendukung merupakan hak azasi setiap orang termasuk Walikota Sibolga dan wakilnya, namun untuk kepentingan yang lebih besar mereka diharapkan untuk menahan diri dan tidak mempublikasikan dukungannya melalui media yang ada.

“Pada dasarnya siapa pun kepala pemerintahan di kedua daerah ini tidak akan menghambat perluasan selama mereka menyadari bahwa tujuan utama masyarakat memilih meraka (kepala daerah-red) adalah untuk memberi kesejahteraan bagi warganya baik langsung atau pun tidak langsung termasuk melalui upaya perluasan daerah,” tegas putra Barus kelahiran Sibolga ini.

Samsul Pasaribu yang juga mantan peserta pertukaran pemuda tingkat nasional tahun 2007 ini juga menambahkan, bahwa dengan tidak berpihaknya Walikota dan Wakil walikota Sibolga pada salah satu kandidat di Pemilukada Tapteng kelak, Germasi berkeyakinan pengambil kebijakan di kedua daerah akan bisa duduk bersama merumuskan kebijakan yang terbaik bagi peningkatan taraf hidup masyarakat lima tahun yang akan datang bahkan untuk kurun waktu yang lama.

Sumber : sumutcyber

No comments:

Post a Comment

Post a Comment