Selamat Atas Peluncuran Majalah Online GERMASI "IDEALIS", Terbit Tanggal 5 Setiap Bulan. Jangan Sampai Ketinggalan

Wednesday, December 7, 2011

DISMAHAMUDA 2011, Sukses

Peserta Dismahumuda salam komitmen bersama Walikota
SYARFI HUTAURUK “PEJABAT PEMKO HARUS TIPIS KUPING”
Gerakan Mahasiswa Sibolga-Indonesia (Germasi) rabu (07/12) menggelar diskusi mahasiswa dan pemuda tahun 2011 (Dismahamuda 2011) bertempat diaula II Pemko Sibolga jalan Dr. FL.Tobing. Dismahamuda yang di ikuti oleh 16 elemen mahasiswa se-Kota Sibolga itu mengusung tema meneropong kota Sibolga tahun 2011. Bertindak selaku narasumber tunggal adalah Drs. HM.Syarfi Hutauruk selaku Walikota Sibolga. Syarfi Hutauruk yang oleh mahasiswa didaulat menyampaikan kuliah umum menegaskan visi dan misi pemerintahan dalam kepemimpinannya meliputi rakyat sehat, Rakyat cerdas, rakyat sejahtera dan beradab. Lebih jauh Syarfi mengatakan bahwa untuk tahun 2012 program prioritas berdasarkan RPJMD yang sudah ditetapkan menjadi peraturan daerah (Perda) meliputi sector pendidikan, kesehatan dan pariwisata. Untuk sector pendidikan pemko Sibolga telah mengalokasikan dana APBD sebesar 34 persen ditahun 2012.

Disamping itu, pemko Sibolga telah menjalin kerjasama yang baik dengan USU dalam rangka mewujudkan berdirinya politeknik Sibolga yang akan mampu menampung calon-calon sarjana kota Sibolga yang bergerak dibidang perikanan meliputi teknik mesin, teknik pengelolaan ikan dan lain sebagainya. Menurut Syarfi, semula untuk menunjang peningkatan SDM kota Sibolga pemko berencana membangun perguruan tinggi berlevel universitas. Akan tetapi setelah berdiskusi dengan banyak pihak dan tokoh-tokoh pendidikan termasuk mencari masukan dari USU, maka disimpulkan bahwa perguruan tinggi berlabel Politeknik jauh lebih berarti bagi kota Sibolga ketimbang universitas. Masih dibidang pendidikan, untuk tahun anggaran 2012 Pemko menjadikan peningkatan kualitas guru sebagai hal yang prioritas. Hal ini penting karena peningkatan SDM tenaga pengajar akan berbanding lurus dengan peningkatan kualitas peserta didik.


Dibidang kesehatan syarfi menganggarkan berobat gratis bagi keluarga tidak mampu. Tidak hanya itu, biaya bersalin hingga anak ke-2 akan dibiayai oleh APBD. Bersalin tidak harus dirumah sakit melalui bidan-bidan non PNS pun akan ditanggulangi oleh Pemko Sibolga asalkan ada klaim yang bisa dipertanggungjawabkan. Syarfi juga menegaskan bahwa untuk biaya bersalin gratis, sebenarnya pemko Sibolga mampu menggratiskan hingga anak ke-7. Akan tetapi dampaknya terhadap pertumbuhan penduduk menjadi buruk. Luas wilayah Sibolga yang tak seberapa harus sebanding dengan upaya pemerintah menekan pertumbuhan penduduk. Oleh karena itulah, gratis bersalin hingga anak ke 2 salah satu upaya menekan pertumbuhan penduduk di kota Sibolga.

Disektor pariwisata, Walikota menerangkan bahwa minimnya lahan dan terbatasnya anggaran menjadi hal utama yang menjadikan pariwisata Sibolga tidak bisa dikelola dengan maksimal. Keterbatasan itu diumpamakan oleh Walikota sebagai kain sarung yang hanya ada satu tapi dipakai untuk menutup seluruh badan. Ditutup kepala terbuka kaki, ditutup kaki terbuka kepala sehingga dengan demikian mana yang paling prioritaslah yang diutamakan dalam hal ini untuk tahun 2012 disektor pendidikan dan kesehatan. Ujar mantan anggota DPR RI ini.

Syarfi hutauruk yang datang didampingi oleh beberapa kepala dinas se Kota Sibolga ini menerangkan bahwa selama pemerintahannya yang telah berusia 16 bulan, telah terjadi peningkatan yang cukup signifikan terhadap APBD Sibolga. Ketika pertama kali menjabat APBD Sibolga untuk tahun 2010 hanya kisaran 200-an milyar rupiah. Selanjutnya ditahun 2011 naik menjadi 300-an milyar. Dan untuk RAPBD 2012 naik kembali hingga hampir menembus angka 500 milyar rupiah. “Saya tidak ingin mengatakan ini prestasi, tapi ini adalah upaya kita untuk meningkatkan APBD kita karena bila berharap dari PAD yang hanya 11-13 milyar pertahunnya kita pasti tidak mampu untuk memenuhi pembangunan kota Sibolga” terang Syarfi.

Pasca kuliah umum Walikota Sibolga mempercayakan melanjutkan realitas Sibolga dalam angka oleh Kepala Bappeda Kota Sibolga Drs. Edy Johan Lubis sebelum dilakukan dialog langsung dengan walikota antara mahasiswa dan pemerintah kota. Edy Johan menerangkan bahwa pemerintah kota Sibolga dibawah kepemimpinan Drs. HM Syarfi Hutauruk menjadikan visi dan misinya serealistis mungkin dan masuk akal. Tidak ada yang muluk-muluk dan tidak ada mega proyek. Keberadaan Kota Sibolga plus seluruh keterbatasannya menjadikan penghalang utama untuk mempercepat pembangunan dikota Sibolga. Oleh karena itulah, visi dan misi Sibolga untuk tahun 2011-2015 menitik beratkan kepada sector pelayanan public meliputi pendidikan dan kesehatan. Ujar Edy Johan

Sebelumnya ketua panitia, Irfan Arhamsyah melaporkan bahwa tujuan dari digelarnya Dismahamuda Tahun 2011 disamping sebagai ajang sebagai silaturahmi mahasiswa dan pemuda juga alat mahasiswa untuk berkomunikasi dalam menyatukan cara pandang terhadap visi dan misi pemerintah Kota Sibolga.

No comments:

Post a Comment