Selamat Atas Peluncuran Majalah Online GERMASI "IDEALIS", Terbit Tanggal 5 Setiap Bulan. Jangan Sampai Ketinggalan

Sunday, July 8, 2012

Soal Menkanla RI batal datang ke Tapteng

GERMASI "Diduga Ada Unsur Kesengajaan Pihak Terkait

SIBOLGA - Batalnya Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia,Sharif Cicip Sitardjo datang ke Tapteng dan Sibolga mendapat tanggapan dari elemen mahasiswa. Karena pembatalan kedatangan Menteri tersebut diduga memiliki muatan politis antar kedua pemerintah daerah Sibolga dan Tapteng. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Sibolga Indonesia (Germasi), Samsul Pasaribu kepada SURAT, Minggu (8/7).
Dugaan itu diungkapkan setelah melalui analisa Germasi secara mendalam. Kerusakan pesawat sewa menyebabkan Menteri batal datang, merupakan hal yang tidak masuk akal bagi Germasi. Karena Menteri belum terbang dari Jakarta sehingga bisa mengunakan pesawat lain dari perusahaan pesawat yang disewa.
“Menterikan menggunakan pesawat sewa harusnya kalau rusak, dia (menteri-red) bisa tukar pesawat. Kalau sudah terbang kemudian pesawat ada kerusakan sehingga tidak bisa mendarat di pinangsori dan harus kembali ke Jakarta atau karena cuaca buruk masih bisa diterima akal. Apalagi kerusakan tidak mungkin terjadi saat-saat akan berangkat. Paling tidak setengah jam sebelum berangkat pasti sudah dicek keberadaan pesawat. Jadi kalau ada tanda-tanda kerusakan bisa tukar pesawat,” kata Samsul.
Masih dikatakanya semula bagi Germasi pembatalan kedatangan menteri adalah hal yang biasa karena menteri pasti akan lebih mendahulukan tugas-tugas dijakarta yang berhubungan dengam Presiden. Namun begitu mengetahui menteri batal datang akibat pesawat rusak, baru dilakukan analisa.
“Kita ketahui acara menteri tidak hanya untuk pemancangan pertama pembangunan dermaga pelabuhan perikanan nusantara sibolga. Tetapi ada agenda politik yang sudah disiapkan yakni temu kader partai golkar. Sebab menteri itu Wakil Ketua Umum Partai Golkar.  Meskipun agenda itu dibuat oleh Partai Golkar Sibolga namun sebagai Wakil Ketua Umum menjelang 2014 nanti, temu kader tersebut pasti sangat berarti baginya untuk mensosialisasikan calon presiden yang akan digusung Partai Golkar,”ujarnya

Berdasarkan analisa yang dilakukan Germasi pembatalan disebabkan ada pihak terkait yang sengaja melakukan pembatalan tersebut. pihak itu merupakan pihak yang membutuhkan kedatangan menteri namun terhalangi oleh pihak lain.
“Kajian kami ada tiga pihak yang membutuhkan kedatangan menteri yaitu Pemkab Tapteng, Golkar Sibolga dan Asosiasi Pengusaha Pukat Cincin (APPC) Sibolga dan Tapteng. Pemkab Tapteng tidak akan melakukan pembatalan sebab pemancangan berada di wilayah Tapteng dan jauh hari sudah dilakukan persiapan,”ujarnya
Masih dikatakan Samsul APPC juga tidak memungkinkan melakukan pembatalan karena bagi mereka kedatangan menteri merupakan suatu kesempatan untuk menyampaikan aspirasi pencabutan Peraturan Menteri No.PER.02/MEN/2011 tanggal 31 Januari 2011 dan perubahannya No. Per.08/MEN/2011 tanggal 11 Maret 2011, serta No. PER.05/MEN/2012 tanggal 9 Februari 2012 tentang pelarangan dioperasikan API (Alat Penangkapan Ikan) Pukat Cincin Pelagis Kecil (PCPK) yang meliputi wilayah WPP-NRI 572 yakni Samudera Hindia Barat Sumatera dan wilayah WPP-NRI 573 meliputi Selat Sunda, Samudera Hindia Selatan hingga sebelah Selatan Nusa Tenggara, Laut Sawu dan Laut Timor bagian Barat.
“Jadi hanya ada satu kemungkinan yang sengaja membatalkan yakni Golkar Sibolga, kita yakin temu kader dengan Wakil Ketua Umum tersebut tidak merupakan agenda yang dimiliki oleh Golkar Sibolga, tetapi dengan adanya kunjungan menteri ke Tapteng maka Golkar Sibolga berinisiatif melakukan temu kader. Analisa kita Pemkab Tapteng tentu tidak ingin tamunya dibawa orang sehingga tidak mengijinkan menteri untuk melakukan kegiatan diluar protokoler yang dibuat Pemkab Tapteng. Namun Pemkab Tapteng lupa bahwa Menteri tersebut merupaka Wakil Ketua Umum Partai Golkar yang pasti memiliki komunikasi dengan Partai Golkar Sibolga,”jelasya
Karena tidak diizinkan temu kader petinggi partai golkar akan menghubungi menteri untuk menyarankan tidak datang ke Tapteng sebab bagi mereka kepala daerah yang diusung partai golkar tersebut seperti kacang lupa pada kulitnya.
Ketika ditanya siapa orang golkar yang menelepon menteri, Samsul menduga Dewan Pertimbangan Partai Golkar Sibolga atau Pengurus Partai Golkar yang melakukan komunikasi tersebut melalui telepon selular.
 “Kalau dewan pertimbangan sudah jelaslah ketua sementara kalau pengurus antara ketua dan sekretaris karena tidak mungkin yang lain,”ujar Samsul. (Andi Josua)

No comments:

Post a Comment